Tuesday, 23 September 2014

#JakartaReposeProject #JktOffDuty (chapter 2)



Gustian Khaibar atau yang akrab dipanggil Tian, adalah seorang ayah muda berumur 30 tahun yang berprofesi sebagai wiraswasta, ia tinggal di Kelapa Gading bilangan Jakarta Utara. Dengan kesibukan kerjanya yang mengharuskannya untuk tidak hanya diam di kantor, tetapi juga turun ke lapangan dan pergi ke luar kota untuk urusan pekerjaan, ia juga mempunya hobi yang senang dilakukan saat waktu luang, yaitu olahraga terutama basket dengan teman-temannya dan juga jalan-jalan bersama keluarganya. Dengan mempunyai hobi yang sangat bertolak belakang, Tian merasa sedikit kesulitan untuk menjalani keduanya saat weekend, alhasil ia harus pintar-pintar membagi waktu untuk kedua hobi tersebut.



Saat weekdays, ia kadang menyempatkan diri untuk pergi nonton bersama istrinya ke mall Kelapa Gading, bilangan Jakarta Utara. Disana biasanya Tian juga menghabiskan waktu luangnya untuk sekedar jalan-jalan, makan, atau duduk-duduk di café.


Walaupun dengan padatnya jadwal pekerjaan dan mempunyai keluarga kecil, Tian menyempatkan untuk menghabiskan waktu luangnya bersama teman-temannya, “biasanya dijadwalin, misalnya ketemu sama temen-temen itu cukup sebulan sekali” ujar Tian. Untuk menghabiskan waktu luang bersama teman-temannya Tian memilih untuk pergi ke daerah Jakarta Sealatan, tepatnya di Tebet atau mall Kota Kasablanka untuk sekedar duduk-duduk di café dan ngobrol. Terkadang juga Tian memilih tempat yang tidak jauh dari rumah seperti di kedai kopi di daerah Kelapa Gading, Jakarta Utara.


Lalu untuk hobi yang lain yaitu basket, Tian menyempatkan diri 2-3 minggu sekali untuk melakukan kegiatan tersebut bersama teman-temannya. Setelah itu biasanya ia memilih untuk ngobrol-ngobrol bersama teman-temannya. Dengan tipe yang suka melakukan hal yang berkeringat dan menyenangkan, Tian merasa kegiatan memancing tidak cocok dengannya, “mancing tuh aktivitas yang sia-sia, bosen soalnya harus sabar nunggu, ujung-ujungnya gak dapet juga”, begitu pendapatnya. Selain itu ia juga menyediakan beberapa permainan favorit di komputer pribadi di rumahnya, jika sewaktu-waktu mempunyai waktu luang sendiri di rumah.


Dengan begitu banyaknya aktivitas favorit, Tian tetap merasa waktu luang yang well spent adalah saat ia menghabiskan waktu bersama keluarga kecilnya, entah itu sekedar makan di luar rumah atau saat mengajak anak lelaki semata wayangnya jalan-jalan ke mall untuk main, “pengen sih ngajak anak ke tempat selain mall, tapi di Jakarta masih kurang tersedia tempat-tempat yang menunjang untuk anak”, ucap Tian saat ditanya tempat favorit untuk mengajak anaknya jalan-jalan. Kegiatan yang memorable adalah saat ia pergi ke Bandung bersama keluarga kecilnya, disana ia menghabiskan waktu luang di The Ranch, yaitu tempat untuk melakukan outdoor activity, saat itu pertama kalinya ia pergi kesana bersama keluarga kecilnya dan mencoba hal-hal baru seperti menunggangi kuda dan melihat anaknya bermain di alam terbuka serta melihat hewan-hewan disana, hal kecil seperti itu pun menjadi best moment selama melakukan kegiatan di waktu luangnya. “outdoor activity gitu tuh asik sebenernya tapi susah nemuin kaya gitu di Jakarta, kita harus keluar Jakarta dulu” ujar Tian.


“ya kalo Jakarta nge-mall kali ya”, begitu ujar Tian saat ditanya apa tempat favoritnya saat melakukan kegiatan diwaktu luangnya. Walaupun seperti itu ia juga ingin pergi ke tempat selain mall tapi ia merasa pilihan tempat untuk menghabiskan waktu luang sangat terbatas di Jakarta, jadi sangat sulit untuk mencari tempat favorit selain mall, “di mall itu hampir semuanya ada lah kalo di Jakarta, jadi kalo pusing-pusing mau jalan kemana, yaudah nge-mall aja” lanjut Tian menjelaskan. Tetapi Tian juga mempunyai annoying experience disalah satu mall di Jakarta Utara, tepatnya di Pluit karena suasana yang terlalu sumpek dan ramai, membuatnya menjadi kurang nyaman saat menghabiskan waktu luang disana.


Menariknya untuk urusan makan, Tian senang untuk mengeksplor atau berwisata kuliner bersama keluarganya. Dari restoran yang ‘mahal tapi enak’ sampai dengan warung makan yang ‘murah dan enak’. Tidak tanggung-tanggung, Tian rela untuk mengunjungi kota tetangga yaitu Bogor untuk menikmati warung makan sunda tenda disana yang menurutnya sangat ‘worth it’ untuk didatangi jauh-jauh, selain itu ia dan istri juga punya tempat makan tenda favorit di dekat rumahnya, yaitu warung seafood. Serta Bandung, ia juga senang menghabiskan waktu luang untuk berwisata kuliner dan mencoba hal baru.


“kalo bisa ada suatu tempat yang dibuat untuk orang melakukan leisure time itu yang bagus, gak terlalu mahal, bisa mengakomodir kepentingan keluarga, dan bisa dijangkau sama semua lapisan masyarakat”, pendapat Tian saat ditanya tentang potensi tempat-tempat di Jakarta Utara untuk masyarakat menghabiskan waktu luangnya. karena menurutnya sudah banyak tempat-tempat yang berpotensi, tetapi sayangnya masih terlalu mahal untuk dikunjungi oleh masyarakat menengah kebawah sehingga tidak semua orang dapat menikmati tempat-tempat tersebut, seperti ancol, waterbom, dll.


Tian juga termasuk yang aware terhadap kegunaan internet di zaman sekarang, ia pun senang untuk mencari tahu info-info dan promo hotel atau tempat wisata melalui internet atau sosial media yang dimilikinya (twitter). “karena kita sekarang hampir gak pernah baca koran” ujarnya saat ditanya media apa yang paling sering dipakainya untuk mencari tahu tentang info terbaru.


Wawancara siang itu pun ditutup dengan definisi waktu luang menurut Tian, yaitu “sesuatu yang bisa dilakukan diluar rutinitas kita sehari-hari atau kita gak usah peduli lagi sama waktu” yang dipersingkat dengan tiga kata olehnya menjadi “keluarga, teman, hobi”.

No comments:

Post a Comment