Tuesday, 23 September 2014

NEW STORY~ #JakartaReposeProject



Hello! Been a looong time since I never touch my blog, so now I will start writing a post again for all of you my ghost reader :p (hope I still got a real one) but from now on, its not just about fashion but also about my next project, called “JAKARTA REPOSE PROJECT”,  this is also my campus project. Hope yall like my bad writing skills hehe and I will use my very own language, so here we go my first ever informant…


Antika Insani Khamillia yang akrab dipanggil Tika, adalah seorang notaris muda berumur 27 tahun yang merangkap ibu rumah tangga dan mempunyai satu orang anak lelaki. Ia tinggal di daerah Jakarta Utara, tepatnya di Kelapa Gading.

Kami bertemu disebuah café yang berada di mall Kelapa Gading, salah satu tempat favorit masyarakat di bilangan Jakarta Utara untuk menghabiskan waktu luangnya, begitu juga dengan Tika beserta keluarganya, dengan kesibukannya yang padat, ia tetap mempunyai waktu untuk menghabiskan waktu luang bersama keluarga ataupun dirinya sendiri.


Kegiatan favorit yang Tika lakukan saat waktu luang adalah nonton bisokop bersama suaminya di mall Kelapa Gading, selain itu ia juga suka untuk memasak di rumah jika sedang menghabiskan waktu luangnya, ia senang untuk mencoba menu- menu masakan baru untuk keluarganya, baginya ada perasaan senang dan bangga tersendiri ketika setelah memasak makanan yang dibuatnya lalu dicoba dan dinilai oleh keluarganya. Karena kesukaannya dengan masak, Tika mengaku bahwa ia juga senang untuk pergi ke pasar tradisional saat waktu luang untuk sekedar melihat-lihat bahan makanan atau sayuran-sayuran segar yang terpampang disana, selain itu di pasar tradisional juga ia bisa mendapatkan ide-ide masakan baru atau bumbu-bumbu baru yang nantinya akan dipakai untuk hobinya itu.


“one stop entertainment, bisa makan, nonton, belanja, dan jalan-jalan dalam satu tempat”, begitulah alasan Tika saat ditanya alasan mengapa memilih mall Kelapa Gading menjadi tempat favoritnya untuk menghabiskan waktu luang. Tidak hanya mall Kelapa Gading saja, Tika sebenarnya juga ingin menghabiskan waktu luangnya untuk pergi jalan-jalan ke pantai ataupun luar kota atau luar negri, tetapi itu semua tergantung kondisi keuangan yang dimilikinya. Atau seperti untuk pergi ke taman, tetapi sayangnya masih minim adanya taman di daerah Jakarta, jika adapun menurut Tika kondisinya kurang bagus untuk didatangi oleh keluarga. “ya tapi mau gak mau karna emang adanya itu aja” demikian tanggapan Tika saat sedang membicarakan taman di daerah Jakarta Utara. Kelapa Gading tepatnya mempunyai dua taman, yang bernama Taman Jogging, biasanya digunakan untuk berolahraga atau sekedar duduk-duduk saja. Tika pun memanfaatkan adanya ketersediaan taman tersebut untuk sekali-kali menghabiskan waktu luang disana untuk olahraga bersama suaminya. Tetapi menurutnya masih ada kekurangan dari taman tersebut yaitu minimnya jumlah pohon disana dan dekat dengan jalan raya yang membuat taman tersebut kurang nyaman dan berpolusi, padahal jika taman tersebut dirawat dengan rapih dan baik, ia sangat tertarik untuk menghabsikan waktu luangnya di taman seperti pengalamannya saat pergi ke Thailand, ia menemukan sebuah taman yang ditutupi oleh pohon-pohon besar sehingga terlihat asri dan nyaman untuk berlama-lama disana.


Tika juga pernah mempunyai pengalaman buruk saat sedang menikmati waktu luangnya, seperti saat sedang pergi ke daerah Jakarta Pusat untuk melihat planetarium di Taman Ismail Marzuki (TIM). Kondisi tempat yang sangat buruk dan fasilitas yang tidak terawat membuat Tika kecewa dan tidak ingin lagi untuk pergi kesana, “fasilitasnya udah buruk banget dibandingin pas waktu itu saya kesana pas masih kecil”, begitulah komentar Tika. Selain itu ia juga mempunyai beberapa pengalaman buruk saat sedang menghabiskan waktu luangnya di mall Kelapa Gading, seperti layanan yang kurang baik dari pihak restoran atau pihak supermarket saat ia sedang berbelanja bersama anaknya yang masih berumur 2 tahun. Dan juga dengan sesama customer di mall Kelapa Gading saat sedang mengantri kamar ganti bayi. Tetapi dari semua pengalaman buruk yang pernah dialami Tika menurutnya yang paling annoying adalah saat ia bertemy oleh perokok yang tidak tahu tempat, “mostly saya paling suka annoying sama orang yang ngerokok dan gak tau tempat, padahal dia itu sangat ngerugiin orang sekitar, apalagi saya udah punya anak jadi kesel aja kalo orang ngerokok deket anak-anak”, begitulah komentarnya.


Lalu untuk memorable experience yang dialami oleh Tika adalah semua pengalamannya saat sedang menghabiskan waktu luang bersama keluarga kecilnya, suami dan anak semata wayangnya. Ia senang mengajak anaknya untuk pergi bermain seperti ke playground atau sekedar menginap di hotel untuk berenang. Menurut Tika juga masih banyak yang dapat dikembangkan di Jakarta Utara untuk sebagai pilihan masyarakat menghabiskan waktu luangnya, seperti adanya taman yang sebenarnya dapat dikembangkan lagi agar lebih nyaman dan menarik pengunjung untuk pergi kesana atau sport mall, yaitu sebuah mall yang bertema olahraga, tetapi sayangnya belum terlalu terurus, padahal jika dikelola dengan baik akan menjadi tempat yang asyik untuk masyarakat menghabiskan waktu luang mereka dengan positif. Dan untuk Ancol menurut Tika sudah baik tetapi dengan harga masuk yang mahal seharusnya didalamnya harus dijaga lagi kebersihan dan fasilitasnya pun harus dirawat dengan baik agar sepadan dengan harga masuknya. Serta untuk daerah PIK, pemasarannya harus dibuat lebih menarik menurut Tika akan sangat menarik pengunjung jika hutan mangrove disana dibuat seperti floating market bernuansa Indiana Jones.


Tika juga termasuk aware terhadap adanya internet, ia juga termasuk pengguna aktif sosial media seperti di twitter dan instagram. Selain itu ia juga menggunakan internet untuk mencari tempat-tempat terbaru atau resep-resep  masak baru. Kegunaan internet dan sosial media pun menjadi salah satu peranan penting bagi Tika untuk menghabiskan waktu luangnya, atau hanya untuk melihat-lihat berita atau update terbaru.


Wawancara pun diakhiri dengan pertanyaan tentang definisi leisure bagi Tika, yaitu melakukan sesuatu aktivitas yang menyenangkan untuk melepas stress dan quality time bersama keluarga. “Quality time, menyenangkan, relieving” tiga kata itulah yang menjadi penutup wawancara kali ini.

No comments:

Post a Comment