After we talked about leisure
profile from my 7 amazing and interesting informants, also about how they
define leisure and how they spent it. Now I want to talk about “the leisure
place” that people dying to go with some reasons to spend their leisure time
there. I already did an interview in 3 places with the management and also with
the visitor to finding what factors that make those 3 places stand out and is
there any gap between what those place wants to deliver with what the visitor
feel about those leisure place. So let’s begin #chapter1 for leisure place…
Portico Terrace Bistro, Senayan City at night
Portico at noon
Portico Terrace and Bistro, berada
di bilangan Jakarta Selatan tepatnya di sebuah mall premium yaitu Senayan City
adalah sebuah restoran yang menawarkan kesan “homey and friendly” untuk para
pengunjungnya. Portico sendiri diambil dari bahasa Italy yang berarti “teras”,
tempat yang Portico sediakan ada 3 jenis, bar table, indoor, dan outdoor.
Tempat ini banyak digandrungi oleh remaja sampai dewasa berkelas sosial A,
sesuai juga dengan target pengunjung dari Portico sendiri yang menargetkan
kelas sosial menengah keatas, tetapi tidak menutup kemungkinan pula untuk kelas
sosial menengah untuk datang ke tempat tersebut, “tetapi tidak menutup
kemungkinan juga untuk kelas menengah pun kalo dia datang ke Portico tetap kita
layani dengan baik” jelas Paris seorang senior waiter di Portico. Pelayanan
yang diberikan oleh pihak Portico pun tidak dibedakan, yang paling dipegang teguh
oleh manajemen adalah “how they treat their customer well” karena dengan konsep
yang ditawarkan oleh Portico sendiri adalah homey and friendly, “konsep yang
mau ditawarkan Portico sendiri adalah ingin membuat semua tamu yang datang itu
ngerasa nyaman dan ngerasa ini tuh rumah mereka sendiri”, ujar Paris.
Paris, Senior Waiter Portico
Portico juga memberikan beberapa hiburan tiap minggunya untuk
menarik new customer dan meng-keep current customer, yaitu berupa Live Music,
yang musiknya disesuaikan dengan telinga para pengunjungnya. Hal inipun diakui
sebagai salah satu hal menjadi keunggulan Portico dimata salah satu pengunjung
setianya, Sausan, wanita yang sering sekali menghabiskan waktu luangnya di
Portico mengaku hiburan setiap malam minggu di Portico menjadi daya tarik
sendiri baginya dan teman-temannya untuk selalu kembali lagi kesana, “aku yang
penting ada musiknya, dan musiknya yang pasti harus yan chill terus juga ada
outdoor-nya dan Portico udah ngasih itu, aku sendiri paling sering ke Portico
ya pas malam minggu karna ada live music-nya juga” ujar Sausan. Paris juga mengakui
dengan adanya hiburan ditiap malam minggunya, itupun menjadi traffic yang
paling ramai di Portico, banyak pengunjung yang datang saat hari Sabtu
khususnya. ditambah pelayanannya yang baik dan ramah.
Sausan, salah satu pengunjung setia Portico
Sausan bersama teman-temannya
Mungkin banyak orang bertanya apa
saja kelebihan yang Portico tawarkan selain service dan hiburan yang diberikan,
lalu apa saja hal yang dilakukan Portico untuk dapat bertahan selama kurang
lebih 5 tahun dengan kompetitor-kompetitor baru dengan konsep yang hampi
menyerupai Portico. Jawabannya adalah selain memberikan sevice diatas
rata-rata, Portico juga mempunyai tempat yang strategis untuk target market-nya,
dan ia bekerja sama dengan salah satu club yang bisa dibilang terkenal dikalangan
target market-nya untuk menghabiskan waktu luang yaitu Domain, Paris bercerita
pengunjung di Portico sering sekali menghabiskan waktu luang disana bersama
teman-temannya lalu melanjutkan malam mereka di Domain, selain itu Portico dan
Domain sering pula membuat sebuah promo kerjasama yang dapat meng-attract
customer untuk selalu kembali datang ke Portico. Selain itu Portico juga sering
diapakai untuk berbagai macam kegiatan waktu luang, selain makan-makan dan
ngumpul-ngumpul, Portico juga sering digunakan untuk family gathering, arisan,
lunch meeting, company gathering, birthday party sampai wedding party pun
Portico siap untuk menyediakan venue-nya.
Gap yang masih ditemukan di Portico
antara manajemen dan visitor tidak terlalu besar, karena value yang ingin
disampaikan Portico pun tersampaikan dengan baik, salah satu pengunjung setia
Portico pun mengakui bahwa service yang diberikan oleh Portico pun sudah bagus,
begitupun dengan taste dari makanan dan minuman yang disediakan disana. Ia pun
selalu menyempatkan diri setiap minggunya untuk kembali lagi ke Portico karena
ia sudah merasa Portico sebagai “second home”-nya, hal ini menunjukan bahwa
value dan konsep yang ingin ditawarkan Portico tersampaikan dengan baik kepada
customer-nya. Tetapi ada beberapa hal kecil seperti masalah menu yang tidak
pernah berubah dan kadang speed pengantaran yang masih belum konsisten jika
restoran sedang ramai pengunjung, “menunya masih itu-itu aja sih dari pertama
kali aku nongkrong sampe sekarang tapi karna tempatnya udah pewe dan asik jadi
yaudah gak terlalu jadi masalah juga” cerita Sausan. So overall Portico sudah
berhasil men-deliver value dan konsep yang ditawarkan hanya ada beberapa
kekurangan yang dari manajemen Portico pun selalu berusaha untuk perbaiki.
No comments:
Post a Comment