Siapa yang tahu dengan kesibukan seorang dokter yang praktik
di dua rumah sakit besar mempunyai hobi dan kesibukan diluar jam parktiknya
yang sangat menarik? Selain menjadi ibu dari dua orang anak, Ibu Armeilia atau
yang akrab dipanggil Tante Emy menyukai traveling sekaligus diving. Ibu dokter
cantik yang berumur 47 tahun ini juga termasuk ibu yang aktif dalam menjalani
aktivitas diluar pekerjaan yang bisa dibilang padat.
Walaupun tinggal di bilangan Jakarta Utara, atau tepatnya di
Kelapa Gading, Tante Emy masih menyempatkan diri bersama keluarganya ataupun
teman-temannya untuk menghabiskan waktu luang di bilangan Jakarta Selatan dan
Jakarta Pusat atau tepatnya di mall-mall seperti Pacific Place, Plaza Senayan,
Plaza Indonesia, dll. Selain itu Tante Emy juga selalu menyempatkan waktu luang
bersama putri bungsunya, walaupun hanya pergi ke mall Kelapa Gading saja untuk
sekedar ‘window shopping’, belanja, nonton, atau makan.
Tante Emy tidak membatasi dirinya saat ingin melepas penat
dan menjalani hobinya, kadang ia akan mengajukan cuti di hari kerja untuk melakukan
waktu luang, karena dengan hobi traveling dan diving, Tante Emy senang untuk
pergi sampai ke Bali dan Lombok untuk menikmati keindahan bahari disana. Jadi untuk
mengatur waktu luangnya dengan pekerjaannya sebagai dokter, Tante Emy akan
menjadwalkan tanggal ia akan pergi diving yang biasanya memakan waktu sampai 3
hari, lalu setelah itu ia akan mengajukan cuti. Saat ditanya pengalaman uniknya
saat diving Tante Emy menceritakan bagaimana ia bisa bertemu dengan black shark
untuk pertama kalinya saat diving di Lombok bersama suami dan komunitas
club diving yang ia ikuti, walaupun ada perasaan takut, ia sangat senang dan
bangga karena tidak semua divers bisa bertemu dengan black shark. Itupun menjadi
pengalaman yang tak terlupakan bagi Tante Emy. Lalu untuk momen buruk saat
diving adalah saat ia menjelajahi lautan di pulau seribu, menurutnya di
kepulauan seribu airnya agak keruh dan kurang baik perawatan fasilitasnya, jadi
menurutnya kepulauan seribu harus dikelola dengan baik agar divers lebih
tertarik untuk pergi diving kesana daripada harus pergi sampai ke luar kota
atau luar negri. Pengalaman lainnya adalah saat ia diving di Lombok pernah
suatu ketika mendapatkan perlengkapan yang kurang baik dan alat divingnya
mengalami kebocoran sehingga ia terpisah dari rombongan, “itu serem banget,
karena tante sampai terlempar keatas, padahal sebenerya gak boleh tuh, nah terus
tante muncul dilaut sendirian” cerita Tante Emy, tetapi kejadian tersebut tidak
membuat Tante Emy trauma berkepanjangan, ia tetap mencintai diving sebagai hobi
sekaligus kegiatan di waktu luang favoritnya.
foto Tante Emy saat diving
Selain itu Tante Emy juga menyempatkan dirinya untuk
refreshing bersama teman-temannya, entah itu hanya nongkrong di mall daerah Jakarta Selatan setelah pulang praktik
atau pergi jalan-jalan sampai ke luar kota, kadang ia juga harus mengajukan
cuti jika memang diperlukan saat berpergian ke luar kota ataupun ke luar negri
bersama teman-temannya. “paling jauh tante pernah ke Bangkok sama geng SMA hehe”
ujar Tante Emy. Kegiatan lainnya yang Tante Emy lakukan bersama teman-temannya
adalah symposium, “kegiatan kumpul tapi ada hubungannya sama pekerjaan” jelas
Tante Emy, karena di kegiatan tersebut Tante Emy dapat bertemu dengan
teman-teman lama sekaligus mendapatkan ilmu dan sharing pengalaman kerja. Menurut
Tante Emy kegiatan itupun termasuk quality time yang bermanfaat di waktu
luangnya.
Tak lupa dengan keluarga juga, Tante Emy termasuk family
oriented, walaupun banyaknya kegiatan yang ia jalani, tetap nomor satu adalah
saat menghabiskann waktu luang bersama keluarga, dan kebetulan satu keluarga
pun menyukai traveling, jadi setahun sekali Tante Emy bersama keluarga selalu
menyempatkan waktu untuk pergi ke luar kota atau ke luar negri untuk menghabiskan
waktu luang bersama. “masing-masing ada porsinya nin, dan tante juga paling
sebulan sekali ngumpul sama temen-temen sekarang, selebihnya ya sama keluarga”
ujar Tante Emy menjelaskan. Tidak lupa juga setiap weekend Tante Emy berkunjung
ke rumah orang tua dan mertuanya, itupun menjadi salah satu rutinitasnya saat
menjalani waktu luang bersama keluarga. “ya memorable-nya pas lagi kumpul dan
jalan-jalan sama keluarga nin, apalagi kalo misalnya ke luar negri itu kan
setahun sekali jadi seneng banget tuh dan selalu memorable”, lanjut Tante Emy. Selain
itu pada saat weekend atau tepatnya hari Minggu, Tante Emy bercerita senang
untuk pergi pijat tradisional bersama suaminya, di tempat langganan yang berada
di dekat rumahnya, “hobi tante selain diving itu pijet! Hehehe..”, ujar Tante
Emy sambil teratawa.
“sebenernya sih ya dimana aja tempatnya seneng-seneng aja sih
yang penting enak ya, kan bareng keluarga atau sama temen-temen yang nyaman,
jadi ya dimana aja sama aja tuh..” jelas
Tante Emy saat ditanya tempat favoritnya saat menghabisi waktu luang, karena
menurutnya pribadi semua tempat yang didatangi akan terasa nyaman jika ia bersama
orang-orang tercintanya. Kegiatan lainnya yang Tante Emy lakukan saat waktu
luang adalah olahraga, dulu ia sempat mengikuti member di dua tempat fitness
centre, tetapi sekarang ia lebih sering olahraga di rumah menggunakan alat-alat
olahraga yang ia punya.
Tante Emy mengaku walaupun rumahnya berada di bilangan
Jakarta Utara, ia tidak pernah berkunjung ke tempat wisata atau rekreasi di
daerahnya, seperti ancol, PIK, ataupun taman jogging dekat rumahnya. “tante tuh
pengennya sering-sering diving tapi waktunya yang susah, karna kita kan harus
ikut sama komunitas tertentu” ujar Tante Emy saat ditanya kegiatan apa yang ia
ingin sering lakukan selain pergi ke mall. Dan untuk urusan perut, Tante Emy
lebih memilih untuk pergi ke restoan-restoran yang berada di dalam mall ataupun
di luar mall dengan suasana yang nyaman, walaupun banyaknya kuliner di daerah
Kelapa Gading dari mulai tenda sampai grobak Tante Emy mengaku tidak pernah
mencobanya kecuali di food festival yang biasanya diadakan di mall Kelapa
Gading dalam waktu setahun sekali. Untuk annoying experience yang Tante Emy pernah alami saat ia sedang melakukan
kegiatan waktu luang adalah saat ia harus dikejar waktu atau diburu-buru,
menurutnya itu termasuk annoying experience yang ia alami “kaya misalnya pas
lagi ikut tour terus harus diburu-buru waktu”, cerita Tante Emy.
Pertanyaan terakhir yang diajukan adalah definisi waktu luang
menurut Tante Emy, ia berkata “waktu luang itu ya waktu untuk bisa leyeh-leyeh
dan jalan-jalan”, lalu Tante Emy simpulkan menjadi 3 kata, “family, relax,
refreshing”, begitulah wawancara pada sore itu diakhiri.



No comments:
Post a Comment